Di Samping Ruqyah, Apa Yang Harus Dilakukan?


Pena Muslim.com - Ruqiyah syariyah merupakan sarana pengobatan yang disyariatkan oleh agama Islam. Dan ruqiyah syariyah kebanyakan untuk mengobati gangguan-gangguan jin yang ada di tubuh manusia. Tidak hanya untuk mengobati gangguan jin, akan tetapi ruqiyah syariyah juga bisa digunakan sebagai pengobatan medis yang sudah terbukti khasiatnya.
Allah Ta'ala berfirman :

"Dan kami turunkan dari Al Qur'an suatu yang menjadi obat (penawar) dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Qur'an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang dzolim selain kerugian." (Q.S. Al Isro' : 82)

Di Samping Ruqyah, Apa Yang Harus Dilakukan?

Syaikh Abdullah bin Jibrin rahimahullah

Pertanyaan: Dari seseorang yang menderita penyakit. Ia telah pergi berobat ke dokter dan tidak memberi manfaat apa-apa. Kemudian ia pergi ke beberapa syaikh agar disembuhkan dengan saranai Ruqyah Syar'iyah. Apabila mereka membaca ruqyah atasnya, maka jiwanya menjadi tenang. Setelah beberapa waktu, kondisinya kembali seperti sebelumnya. Kemudian ia berkata: apakah obat penyakit itu?

Jawaban: Pengobatan adalah dengan beberapa perkara:

1. Tenang kepada kebaikan dan mencintainya.
Sejatinya apabila dia seorang Muslim, maka ia akan suka dan mencintai kebaikan dan pastinya akan tenang jiwanya. Dan tidak hanya seorang Muslim saja orang sejatinya kafir (belum masuk Islam) ia pun akan mencintai kebaikan pula.

2. Sabar terhadap rasa gelisah yang menimpa jiwanya dan mengharapkan pahala (serta meyakini) bahwa musibah-musibah ini adalah cobaan yang diberikan Allah Subhanahu wata’alla kepada hamba-hamba-Nya dan menguji mereka: Apakah hamba bisa sabar atau tidak? Apabila ia sabar, maka Allah Subhanahu wata’alla menetapkannya. Firman -Nya Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala tanpa batas. (QS. az-Zumar:10)

Ini adalah secara umum.

Adapun secara khusus, kami memberi pesan sebagai berikut:

1. Memperbanyak kebaikan dan amal-amal shalih, seperti shalat, ibadah, zikir, membaca al-Qur`an dan semisalnya.

2. Kami berwasiat juga kepadanya agar menghadiri majelis-majelis zikir dan ilmu, maka sesungguhnya padanya ada sesuatu yang menenteramkan jiwanya dan bisa menyibukkan dirinya dari pemikiran-pemikiran gelisah tersebut.

3. Kemudian kami berwasiat (berpesan) kepadanya agar menyibukkan diri dengan sesuatu yang berfaedah, seperti membeli kaset-kaset, buku-buku yang berguna, dan yang mengandung nasehat, bimbingan, ilmu yang bermanfaat, cerita dan pelajaran yang menyibukkan dirinya dan menenteramkan jiwanya.

Apabila ia bisa menyibukkan dirinya dengan semua itu, menanamkan jiwanya atas hal itu dan memperbanyak zikir kepada Allah Subhanahu wata’alla seperti membaca al-Qur`an, mengobati dirinya dengan doa-doa yang terdapat dalam al-Qur`an dan sunnah. Setelah semua itu kita memohon kepada Allah Subhanahu wata’alla agar meringankan penyakit darinya.

Syaikh Abdullah bin Jibrin –al-Kanzuts Tsamin 1/210-211


Wallahu A'lam,,,

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Di Samping Ruqyah, Apa Yang Harus Dilakukan?"

Posting Komentar