Makanan yang Disebut Dalam Al-Qur’an dan Hadits Serta Khasiatnya

Makanan yang Disebut Dalam Al-Qur’an dan Hadits Serta Khasiatnya



Makanan yang Disebut Dalam Al-Qur’an dan Hadits Serta Khasiatnya

Pernahkah kita berfikir, sesungguhnya Allah memberikan ilmu melalui Al-Qur’an dan juga Hadits melalui ucapan Rasulullah Shalallahu Alaihi wasallam, termasuk dalam masalah medis.

Allah Ta’ala berfirman, “Tidakkah kamu memperhatikan bahwa Allah telah menundukkan apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi untuk (kepentingan)mu dan menyempurnakan nikmat-Nya untukmu lahir dan batin.” (QS. Luqman: 20)

Penyakit adalah perubahan dari kondisi normal yang dapat dideteksi, baik perubahan tersebut secara fisik maupun mental, yang menyebabkan dampak negatif secara nyata. Siapa yang menyelisihi petunjuk Allah dan Nabi baik perintah maupun larangan pasti terkena penyakit.

Imam Ibnul Qayyim berkata, “Penyakit ada dua macam, yaitu penyakit hati dan penyakit badan. Adapun penyakit hati, dibagi menjadi dua, pertama, syubhat dan keraguan, serta yang kedua, Syahwat.”

Pertama, Penyakit Syubhat dan Keraguan.
Mengenai hal ini, Allah Ta’ala berfirman, “Di dalam hati mereka terdapat penyakit, maka Allah menambah sakit mereka.” (QS. Al-Baqarah: 10)

Kedua, Penyakit Syahwat
Allah Ta’ala berfirman, “Hai istri-istri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertaqwa. Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya.” (QS. Al-Ahzab: 32)

Sedangkan yang kedua adalah penyakit badan. Penyakit badan adalah kondisi di luar kebiasaan normal tubuh manusia, disebabkan oleh pola hidup yang salah, pola makan yang salah, karena pengetahuan yang minim tentang mana makanan yang baik dikonsumsi dan mana yang tidak.
Berikut disebutkan beberapa makanan yang sering kita jumpai di sekitar, berserta khasiat medis yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Pertama, Utrujah (limau)
Rasulullah Shalallahu alaihi wa Sallam bersabda:
“Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al-qur’an, ibarat buah utrujah, rasanya enak dan aromanya sedap.” (Bukhari, no. 5427 dan Muslim, no. 797)

Komposisi utruj terdiri dari empat unsur, disebutkan dengan beberapa khasiatnya:
Pertama, Kulitnya, khasiatnya adalah jika diletakkan di pakaian, maka akan mencegah ngengat (binatang-binatang kecil yang memakan pakaian), mengharumkan udara, mengharumkan bau mulut jika ditahan di dalam mulut, mengurai angin dan bermanfaat untuk pencernaan. Penulis Al-Qonun berkata bahwa ekstrak kulit utruj bermanfaat untuk mengobati gigitan ular, dan bila dibakar, bermanfaat untuk menyembuhkan belang (vitiligo).

Kedua, Dagingnya, berkhasiat untuk lambung, menghancurkan uap, dan menyembuhkan wasir.

Ketiga, Cukanya, berkhasiat untuk gangguan empedu, jantung berdebar, penyakit kuning, dan untuk mengatasi muntah.

Keempat, Benihnya, berkhasiat membersihkan racun.

Kedua, Bittikh (Semangka) dan Ruthob (Kurma Masak)
Dari Nabi Shalallahu alaihi wa Sallam bahwa beliau biasa makan semangka dengan ruthob (Kurma masak), beliau berkata, “Kita menetralkan panas ini dengan dinginnya ini, dinginnya ini dengan panasnya ini.” (Sunan Abu Dawud. dan dishahihkan al-Albani dalam Shahih al- Jami’ (4879))

Ketiga, Tamr (Kurma Kering)
Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam bersabda :
“Rumah yang didalamnya tidak terdapat tamr, maka penghuninya kelaparan.” (Shahih Muslim, no. 2046)
Berkhasiat untuk membersihkan hati dari racun, menguatkan kemampuan seksual, menyembuhkan radang tenggorokan, jika dimakan pagi hari sebelum mengkonsumsi makanan lain, maka akan membunuh cacing. Ia merupakan buah, sekaligus obat, minuman, pemanis, dan makanan.

Keempat, Kholl (Cuka)
Rasulullah Shalallahu alaihi wa Sallam bersabda, “Sebaik-baik lauk adalah cuka.” (Shahih Muslim, no. 2051)

Berkhasiat menyembuhkan sakit gigi, menguatkan gusi, menyembuhkan memar dan luka bakar, serta memperbaiki lambung.

Kelima, Roihan (Kemangi)
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Dan biji-bijian yang berkulit dan roihan.” (Ar-Rahman: 12)

Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam bersabda:
“Barangsiapa ditawari Roihan, maka jangan menolaknya, karena ia ringan dibawa dan harum aromanya.” (Shahih Muslim, no. 2253)

Berkhasiat menghentikan ascariasis, menghilangkan bau mulut bila dihirup, menggembirakan hati, mencegah epidemi (penularan), dan untuk mengobati batu di saluran kencing.

Keenam, Rumman (Delima)
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Di dalam keduanya ada (macam-macam) buah-buahan, kurma dan delima.” (QS. Ar-Rahman: 68)

Berkhasiat bagus untuk lambung, tenggorokan, dada, dan paru-paru, batuk, kemampuan seks, melancarkan air kencing, untuk membuang batu empedu, mencret, hati, jantung, mulut lambung, juga bisa digunakan untuk celak bersama dengan madu dan untuk luka-luka yang buruk.

Ketujuh, Zaitun
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula disebelah barat (nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api.” (QS. An-Nur: 35)

Rasulullah Shalallahu alaihi wa Sallam bersabda :
“Gunakanlah zaitun sebagai lauk dan minyak, karena ia merupakan pohon yang diberkahi.” (HR. Ibnu Majah, terdapat pula dalam Shahih al-Jami’ no. 18)

Zaitun berkhasiat mencegah timbulnya kanker.
Profesor Asman, ketua Akademi Studi Arteriosclerosis di Unuversitas Mostar, Jerman. Dia merupakan peneliti paling menonjol di dunia di bidang kedokteran dan arterioclerosis, ia berkata, “Pengkonsumsian minyak zaitun dapat melindungi tubuh dari serangan sejumlah kanker, diantaranya kanker colon, kanker rahim, kanker ovarium, sekalipun jumlah studi ini masih terlalu minim.”
Minyak ini dapat menyembuhkan penyakit kuning, memecah batu ginjal, meningkatkan produksi air empedu, dan menyembuhkan penyakit gula. Dianjurkan meminum dua sendok makan minyak zaitun sekali di pagi dan sore hari. Boleh juga ditambah dengan air jeruk nipis ke dalamnya. Untuk mengobati penyakit persendiaan, infeksi syaraf dan juga pembengkakan pada persendian, dengan cara dibuat obat gosok dicampur dengan beberapa butir bawang putih lalu dimasukkan ke dalam 200 gr minyak zaitun. Setelah direndam selama 2-3 hari, ramuan ini digosokkan beberapa kali pada bagian yang terasa sakit.

Minyak zaitun juga digunakan untuk memelihara kecantikan kulit dan menghilangkan kerutan di wajah dan leher. Yaitu dengan cara melumuri wajah dan leher dengan setengah sendok kecil minyak zaitun yang dicampur dengan kuning telur dan beberapa tetes air jeruk nipis.

Minyak zaitun juga dapat digunakan untuk mengobati rambut rontok, dengan cara memijat-mijat kulit kepala dengan minyak setiap sore, lalu ditutup pada malam hari, dan dibilas pada pagi hari, lakukan selama 10 hari berturut-turut.

Kedelapan, Al-‘Inab (Anggur)
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
“Dengan (air hujan) itu Dia menumbuhkan tanaman-tanaman, zaitun, kurma, anggur, dan segala macam buah-buahan untuk kalian. Sungguh, pada yang demikian benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berpikir.” (QS. An-Nahl 11)

Khasiat anggur:
Pertama, Anggur memiliki pengaruh melembutkan usus. Oleh karenanya, buah ini sering dikonsumsi oleh mereka yang kesulitan buang air besar.

Kedua, Anggur juga dapat melancarkan kencing, meringankan kandungan asam urik dalam darah. Asam urik adalah zat yang cukup berbahaya bagi kesehatan, karena dapat menekan persendian yang menimbulkan rasa sakit yang luar biasa, seperti encok.

Ketiga, Karena glukosa yang dikandungnya, anggur ini dapat memelihara keselamatan hati (lever), sekaligus mengaktifkan tugas-tugasnya. Dan dapat menambah sekresinya dalam memproduksi getah air empedu.

Wallahu A'lam,,,

Baca Juga
SHARE
Subscribe to get free updates

Related Posts

Posting Komentar