Senin, 02 Juli 2018

King Saud University (KSU) Membuka Pendaftaran Mahasiswa Baru Tahun Ajaran 2018-2019 Untuk 3 Program

IGNIPLEX - Blogger Premium Template Simple and Clean


Gambaran Umum, Persyaratan dan Prosedur Pendaftaran S1 di King Saud University, Riyadh

        Menjelang akhir semester genap, banyak di kalangan pelajar tingkat sekolah menengah keatas dan sederajatnya akan lulus dan memasuki dunia perkuliahan. Mereka mulai mencari beragam informasi beasiswa kuliah S1. Baik di dalam negeri maupun di luar negeri.  Salah satunya adalah informasi mengenai pendaftaran kuliah S1 di King Saud University, Riyadh, Arab Saudi. Banyak yang bertanya mengenai informasi tentang kampus terbesar di dunia ini.

King Saud University (KSU) membuka pendaftaran mahasiswa untuk 3 program:

1) Ma'had Lughoh wa Tsaqofah (idad lughowi/persiapan bahasa)

2) Diplom Ali Lughowiyat Tathbiqiyyah

3) Diplom Ali Tadrib Mu'allimin

Keterangan:

Ma'had lughoh wa tsaqofah adalah program persiapan bahasa Arab untuk orang ajam (non Arab). Jika pemahaman bahasa Arabnya masih nol, yang diterima pada program ini, akan masuk dari semester awal. Lama kuliah 2 tahun (4 semester). Jika yang sudah punya basic atau dasar-dasar bahasa Arab, bisa langsung masuk ke semester 2 atau 3, tergantung nilai tes saat sebelum masuk kelas.

Diplom ali Lughowiyat Tathbiqiyah, adalah program belajar untuk calon pengajar bahasa Arab bagi penutur asing. Lama kuliah selama 1 tahun (2 semester).

Diplom Ali Tadrib Mu'allimin, adalah program belajar untuk para pengajar bahasa Arab bagi penutur asing (punya pengalaman mengajar bahasa Arab minimal 2 tahun). Lama kuliah 1 tahun atau 2 semester.

Apa itu diplom ali?

Diplom ali atau postgraduate diploma atau diploma pascasarjana, merupakan jenjang pendidikan diatas S1. Di beberapa negara, diplom ali dianggap sama atau setara dengan S2.

https://ppmiriyadh.com/gambaran-umum-persyaratan-dan-prosedur-pendaftaran-s1-di-king-saud-university-riyadh/

Gambaran Umum

            Setiap tempat dimanapun seseorang kuliah, memiliki kelebihan-kelebihan tersendiri yang berbeda-beda. Baik itu didalam maupun diluar negeri. Dan semua hal tersebut sejatinya adalah topik lain ketika kita membahanya. Kelebihan bukanlah menjadi acuan utama, sehingga kita melupakan orientasi dari kuliah itu sendiri. Berapa banyak orang yang tertarik akan kelebihannya namun sangat minim akan urusan orientasi utamanya.

            Kuliah di Arab Saudi memiliki beberapa kelebihan dan keuntungan. Diantaranya adalah adanya kesempatan Umroh, Haji, dan ziyarah kota Madinah yang lebih mudah dan bisa laksanakan sesuai waktu yang kita inginkan. Khusus untuk ibadah haji, tidak seperti yang banyak orang katakan: “jika sudah tinggal di Arab Saudi maka ia bisa haji setiap tahun”. Karena pelaksanaan haji pun memiliki aturan tersendiri dan ketat. Tidak sembarang orang dan sembarang jalan kita melaksanakan ibadah tersebut.

            Kelebihan lainnya adalah dekatnya kita dengan sumber-sumber ulama syariah asal Arab Saudi. Mereka memiliki jadwal-jadwal rutin kajian di masjid-masjid, dan kita bisa langsung mengikuti kajian mereka tanpa perlu mengeluarkan uang banyak. Bahkan mendapatkan kitab kajian-kajian tersebut secara gratis.

            Arab Saudi adalah Negara yang menjadikan pendidikan sebagai hal yang utama –terlepas dari kelebihan dan kekurangan kualitasnya-. Dan pendidikan adalah anggaran terbesar kedua bagi Negara setelah militer. Oleh karena itu, seluruh lembaga pendidikan negeri di Arab Saudi adalah tanpa SPP alias gratis. Bahkan di tingkat perguruan tinggi, para mahasiswa di beri fasilitas-fasilitas yang cukup memadai dan uang saku selama mereka berkuliah.

            Disisi lain, disamping harga kitab-kitab yang begitu mahal untuk didapatkan. Banyak yayasan-yayasan yang menyediakan dan membagikan kitab-kitab ulama secara gratis. Banyak mahasiswa jurusan-jurusan agama yang mencari banyak kitab dari yayasan-yayasan yang ada. Dan banyak hal lain mengenai kelebihan bisa berkuliah di Arab Saudi yang tidak bisa di ungkapkan satu-persatu.

Khusus Laki-Laki

Banyak yang bertanya tentang,

Bagaimana caranya agar perempuan/akhwat bisa berkuliah di Arab Saudi?

             Jawabannya adalah, si perempuan harus memiliki mahram yang sudah tinggal di Arab Saudi terlebih dahulu. Dan si mahram tidak bisa berangkat bersama atau belakangan dengan si perempuannya. Dikecualikan kampus KAUST (King Abdullah University for Science and Technology), Jeddah. Kampus ini khusus S2 keatas. Tak mensyaratkan adanya mahram

Adakah cara lain?

            Sampai saat ini kami belum menemukan cara agar mahasiswi bisa berkuliah tanpa harus ada mahram disini. Mudah-mudahan kedepan muncul peluang agar mahasiswi bisa berkesempatan kuliah disini

King Saud University

            Lebih lengkap gambaran seputar King Saud University bisa diakses melalui link-link berikut:

  1. Website resmi KSU ksu.edu.sa
  2. Website resmi Ma’had Lughah KSU https://ali.ksu.edu.sa/ar
  3. Blog salah satu mahasiswa Indonesia di KSU https://sutrisnolink.wordpress.com/2013/10/23/%EF%BB%BFsekilas-tentang-kuliah-di-ksu/
  4. Wikipedia https://id.wikipedia.org/wiki/Universitas_Raja_Saud

Sampai saat ini jumlah mahasiswa asal Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di KSU kurang lebih berjumlah 65 orang. Baik yang tinggal di asrama maupun di luar asrama bersama istri dan anak-anaknya. Baik jurusan umum ataupun jurusan agama.

Proses Kuliah S1 di King Saud University

            Kuliah S1 sebagai mahasiswa asing di King Saud University tidak langsung masuk dan belajar dalam kuliah jurusan di fakultas. Khusus bagi mahasiswa asing non-Arab, ia harus menempuh pembelajaran terlebih dahulu di Ma’had Lughah (Institut Bahasa Arab) sebagai langkah persiapan bahasa sebelum memasuki kuliah jurusan. Minimal 1 tahun dan maksimal 2 tahun. Tergantung hasil tahdidul mustawa/placement test yang di lakukan setelah di terima di KSU. Ma’had Lughah bersifat wajib meskipun ia sudah sangat mahir berbahasa arab. Disini mahasiswa asing akan mendapatkan mata kuliah seputar bahasa arab seperti Qowaid Nahwu, keterampilan menulis (Kitbah), keterampilan membaca (Qiraah), keterampilan berbicara (Syafahi), Sastra (Nushush Adabiyyah) dan lain lain. Disini mahasiswa asing dari berbagai negara akan saling bertemu satu sama lain. Oleh karena itu, pendaftaran tahap awal bagi yang ingin kuliah S1 di KSU adalah mendaftar sebagai mahasiswa Ma’had Lughah, pra-S1.

Gedung Ma’had Lughah

            Setelah Ma’had Lughah, mahasiswa akan masuk ke tahun pertama S1 atau yang dinamakan dengan Sanah Tahdiriyyah/Preparatory Year atau Tahun Persiapan pra fakultas. Disini mahasiswa asing akan bertemu dengan para mahasiswa asal Arab Saudi. Karena disini adalah tahun pertama proses kuliah bagi mahasiswa Arab Saudi dan Negara Arab lainnya. Di tahun pertama ini mahasiswa akan mempelajari hal-hal umum seputar ilmu-ilmu alat dan dasar di dunia perkuliahan. Meskipun tak semua hal tersebut akan di gunakan tatkala masuk ke ranah fakultas. Seperti Bahasa Inggris, Matematika, Statistika, Kesehatan dan Olahraga, Keterampilan menyusun dan keterampilan menulis makalah. Mahasiswa akan memilih diantara 2 Jurusan: Insani (Sosial/Humaniora) bagi yang nanti akan masuk ke jurusan-jurusan humaniora atau ‘Ilmi (Sains) bagi mereka yang akan masuk ke jurusan-jurusan sains dan kedokteran.

*catatan: khusus mahasiswa asing yang ingin memasuki jurusan ‘ilmi (sains), diharuskan memiliki IPK maksimal yaitu 5. Karena IPK tertinggi disini adalah 5. Berbeda dengan di Indonesia.

gedung Sanah Tahdiriyyah/Preparatory Year

            Setelah Sanah Tahdiriyyah, barulah mahasiswa memasuki jenjang perkuliahan di fakultas. Dengan lama kuliah rata-rata 3 tahun. Sampai saat ini, mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan S1 semuaya mengambil jurusan-jurusan Humaniora seperti Dirasah Islamiyyah, Dirasah Quraniyyah, ‘ilmu Nafs (Psikologi), Hubungan Internasional, dan Sastra Arab.

Persyaratan Pendaftaran

  1. Lulus SMA/Sederajat dengan nilai rata-rata minimal 8 dan ijasah tidak lebih dari 5 tahun
  2. Sehat jasmani dan rohani.

Berkas yang diperlukan

  1. Khusus pendaftaran berkas Ma’had Lughah pra-S1, berkas-berkas yang dibutuhkan adalah:
  2. Paspor.
  3. Ijasah yang sudah diterjemah.
  4. Transkip Nilai yang sudah diterjemah.
  5. Pas Foto (Sesuaikan dengan format dan ukuran file yang diminta).

Apakah harus menggunakan ijasah pemerintah (Kemenag/Kemendiknas)?

Tidak harus, pilihlah ijasah yang nilainya lebih bagus untuk didaftarkan

Apakah perlu surat rekomendasi/tazkiyyah seperti di Universitas Islam Madinah?

            Tidak perlu, pendaftaran di KSU murni seleksi tanpa harus ada tazkiyah. Tazkiyah hanya diperlukan untuk program Lughah wa tathbiq atau I’dad Mu’allimin di Ma’had Lughah (setara diploma S2). Meskipun bisa jadi sewaktu-waktu ketentuan itu dapat berubah.


Screenshoot Website Pendaftaran

 Cara Mendaftar

  1. Masuklah ke website resmi untuk pendaftaran calon mahasiswa Ma’had Lughah KSU https://eservices.ksu.edu.sa/ALI/Public/AvailableVacancies.aspx
  2. Pilihlah قسم اللغة و الثقافة  \ Qism Lughoh wa Tsaqofah (Hanya bisa dibuka ketika sudah ada pembukaan pendaftaran).
  3. Ikutilah langkah-langkah pendaftaran yang ada.
  4. Isilah formulir online yang tertera seperti nama, nomor telepon, email* dan sebagainya, lalu upload-lah berkas-berkas yang diperlukan tersebut satu per satu.

Setelah semuanya selesai maka akan muncul nomor pendaftaran milik kita. (Tidak terlalu penting untuk disimpan. Akan tetapi simpanlah dengan cara di foto/screenshoot untuk berjaga-jaga).

*Catatan:
– Gunakan email pendaftaran dengan email yang utama dan milik kita. Email tersebut jangan sampai hilang/diganti. Karena para pendaftar yang diterima akan dikirimkan Isy’ar Qabul (Surat Resmi Diterima) melalui email yang didaftarkan. Karena dahulu pernah ada yang diterima dari Indonesia tapi tidak ada informasi lanjutan mengenai orang tersebut.

 
contoh Isy’ar Qabul

 Pengumuman Kelulusan

            Para pendaftar yang diterima akan diumumkan satu tahun kemudian melalui email yang ditulis saat mendaftar. Waktu pengumuman sekitar bulan Syawal keatas. Para pendaftar yang terima pun akan muncul nama-namanya di papan pengumuman di bagian penerimaan. Pihak PPMI Riyadh akan menginformasikan nama-nama tersebut melalui fanpage resmi dan official Instagram PPMI Riyadh.
            Selama satu tahun masa menunggu pengumuman, ada baiknya pendaftar bertawakkal kepada Allah, banyak berdoa dan memfokuskan diri untuk melakukan aktifitas-aktifitas kuliahnya selama di Indonesia atau di tempat lain. Karena tidak ada ketentuan khusus bagaimana pendaftar bisa diterima. Bahkan si pendaftar tidak harus memiliki nilai yang lebih sempurna dibandingkan nilai pendaftar yang lebih rendah, untuk mendapat peluang jaminan diterima. Karena secara umum tidak ada yang baku di Arab Saudi.
Penutup
             Sekian gambaran umum, persyaratan, dan proses pendaftaran untuk jenjang S1 di King Saud University, Riyadh. Prosedur dan ketentuan sewaktu-waktu dapat berubah. Mudah-mudahan dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan dan memberikan manfaat besar bagi kawan-kawan di Indonesia yang ingin menempuh pendidikan S1 di kampus terbesar di dunia ini.

Wallahu A’lam bisshawwab.

Sumber : https://byanaqila16.wordpress.com/2016/03/13/gambaran-umum-persyaratan-dan-prosedur-pendaftaran-s1-di-king-saud-university-riyadh/

IGNIPLEX - Blogger Premium Template Minimalis Dua Kolom

BERITA LENGKAP DI HALAMAN BERIKUTNYA

Halaman Berikutnya