Inilah Pelayan Setia Rasulullah


Assalamualaikum wa rohmtullahi wa barokatuh

Pada artikel kali ini, Muslim Kreatif akan membahas Siroh Sahabat, yang mana , jikalau kita membaca Kisah-kisah para Sahabat maka akan luas wawasan kita.

Selamat membaca,,,

Anas bin Malik bin An Nadhar bin Dhamdham adapun kauniah (julukan) nya adalah Abu Hamzah lahir 10 tahun sebelum Hijrah dari Nabi  Muhammad صلی اللہ علیہ وسلم suku Bani Khazraj dari Yatsrib .
Adapun ibunda Annas adalah seorang wanita yang sabar lagi berketurunan mulia, yaitu Sayyidah Ummu Sulaim (dari Bani Najjar ) dan Malik bin Nadr . Setelah ayah Anas meninggal sebagai seorang non- Muslim , ibunya menikah kembali dengan seorang mualaf baru (Abu Talha ibn Thabit), dan dia mendapatkan seorang saudara tirinya, Abdullah ibn Abu Talha. Ia hadir di Madinah selama waktu صلی اللہ علیہ وسلم ada dan sesudahnya. Setelah kematian Muhammad di tahun 632, dia berpartisipasi dalam perang penaklukan ,dan pergi ke Damaskus  dan kemudian menetap di Basra .
Dia adalah salah satu perawi utama hadits, dan seperti semua Sahabat , dianggap dapat dipercaya.





Dia adalah pelayanan Rasulullah صلی اللہ علیہ وسلم,  dia berkata: " aku menjadi pelayanan Rasulullah selama 10 tahun.  Sekali pun beliau tidak pernah berkata kepadaku dengan perkataan 'ah'. Tidak pula berkomentar terhadap sesuatu yang ak perbuat, "mengapa engkau lakukan itu?"  Tidak pula berkomentar terhadap sesuatu yang ak tinggalkan, "  kenapa tidak engkau lakukan yang demikian? "

Dia mencium bau surga datang dari tempat kematiannya, di sisi bukit Uhud pada saat terjadinya perang Uhud.  Dimana dia berkata, " inilah bau surga. Sungguh aku telah mendapati baunya mendatangiku dari sisi bukit Uhud. "Kemudian dia pun menemui Rabbnya, sementara luka-luka tusukan anak panah melumuri jazad nya yang suci dengan warna kemerah-merahan. Sampai-sampai, tanda-tanda pada wajahnya pun tertutupi, tidak lagi dapat dikenali kecuali oleh saudara perempuannya. Semoga Allah meridhai mereka semua.

Ibunya datang kepada Rasulullah صلی اللہ علیہ وسلم dengan membawa puteranya Anas, seraya berkata," Wahai Rasulullahصلی  اللہ علیہ وسلم , inilah pelayan kecilmu, Anas. Berdoalah kepada Allah dengan doa kebaikan untuknya. "

Sedangkan Rasulullah صلی اللہ علیہ وسلم adalah mustajabud da'wah (yang senantiasa dikabulkan doanya) maka beliau pun mendoakan kebaikan untuk Anas,

"ya Allah, limpahkanlah hartanya dan juga anak-anaknya, dan panjangkanlah umurnya dan ampunilah dia." (Musnad Abi Ya'la, 4/178, dan dinyatakan shahih oleh Al-albani dalam As-silsilah As-Shohihah, 6/42)

Allah mengabulkan doa Rasulullah untuk Anas. Dia memberikan barokah pada hartanya. Beliau hidup dan memiliki dua bidang kebun. Setiap tahunnya kebun tersebut panen dua kali, yang berlawanan dengan keseluruhan kebun yang ada di dunia ini. Dalam kebun tersebut terdapat Raihan, dan tercium darinya semerbak harum misk.

Allah juga memberikan barokah pada anak-anaknya, hingga pada anak cucunya yang berjumlah 120 anak. Dia berketurunan sebanyak 38 anak, 80 laki-laki dan 20 orang perempuan.

Allah juga memberkahi umurnya. Sampai-sampai diriwayatkan bahwasanya beliau hidup sepanjang 120 tahun. Beliau berkata, "aku masih tetap hidup, hingga aku merasa bosan dengan kehidupan. Sementara itu aku mengharapkan doa yang keempat. " yang beliau maksudkan adalah doa Rasulullah untuknya dengan diampuni dosa baginya. Beliau adalah sahabat terakhir yang meninggal di kota Bashrah.

Semoga bermanfaat,
Jangan lupa Share
Wassalamu'alaikum wa rohmatullahi wa barokatuh

Sumber : Buku Halawataul Iman
Penulis: Abdul 'Athi' Ali Salim
Penerjemah: Nila Nur Fajarillah
Rewrite : Muslim Kreatif

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Inilah Pelayan Setia Rasulullah "

Posting Komentar